Kacang Polong

Kacang polong berpikir dunia hanyalah kulit kacang tempatnya berada. Mereka sangat heran ketika cangkang mereka terbuka dan mereka menemukan banyak hal yang baru.

“Sekarang apa yang akan terjadi pada kita?” tanya kacang polong.

Sudah menjadi takdir kacang unyuk menjadi peluru pistol kacang seorang anak lelaki. Mereka ditembakan jauh sekali, satu demi satu, dan kacang itu tidak pernah bertemu lagi.

Salah satu kacang mendarat di retakan di ambang jendela dan menjadi penuh lumut Di balik jendela, di dalam kamar, ada seorang gadis kecil yang sakit keras, tampaknya tidak punya kekuatan untuk hidup atau mati. Keluarganya menganggap hanya mujizat kalau ia bisa bertahan sampai musim dingin…dan sementara itu, musim sem telah tiba.

Suatu hari yang cerah, gadis kecil memandang keluar dari tempat tidurnya dan melihat tanaman kecil tumbuh di ambang jendela. Ia berseru gembira dan heran. Ibunya memindahkan tempat tidurnya tepat di bawah jendela, supaya anak yang sakit itu  bisa melihat tanaman itu lebih mudah. Beberapa hari kemudian, sinar matahari menyebabkan kacang polong kecil itu berbunga, dan gadis kecil itu ternyata cukup kuat untuk bangun dan mengelus kelopaknya. Ia mulai sembuh!

(    CERITA INI DI AMBIL DARI BUKU CERITA DONGENG ANAK  SEDUNIA!!   )


^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: